Siak-GD
Sungai Apit - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyerahkan
honor bagi guru ngaji tradisional di kelurahan Sungai Apit, kecamatan Sungai
Apit. Penyerahan dilakukan secara simbolis dilakukan di Aula Kantor Kelurahan
Sungai Apit. Sabtu (3/2).
Dalam sambutannya Bupati Siak Drs H Syamsuar
MSi dalam sambutanya menyampaikan bahwa honor yang diberikan hanyalah sebuah
bentuk perhatian dari pemerintah yang bertujuan untuk memotifasi para guru
ngaji. Honor tersebut merupakan honor bulanan sepanjang tahun 2012.
Sungai Apit ini adalah gudang qori dan qariah.
Saya terus berharap bagaimana Sungai Apit ini terus mempertahankan diri untuk
terus melahirkan qori dan qariah. Dan hal ini hendaknya harus menjadi contoh
bagi kecamatan atau daerah lain. Dan kami berharap agar bapak ibu guru mengaji
dapat terus eksis dan senantiasa memberikan pendidikan alqur'an bagi khalayak.
ungkap Syamsuar.
Menyinggung soal program wajib mengaji kata
Syamsuar seharusnya hal ini tidak lagi harus diajak, tetapi dimulai dari
kesadaran diri sendiri dan kehidupan berkeluarga. Syamsuar menangkap bahwa ada
tradisi dulu yang sangat agamis tetapi sekarang sudah tidak ada lagi. Misalnya
saja dulu anak-anak kalau sudah magrib itu punya kesadaran sendiri untuk
belajar mengaji, tambah nya.
Selanjutnya Syamsuar menjelaskan, upaya untuk
mewujudkan visi masyarakat Siak yang agamis bukanlah hanya sebuah bualan,
tetapi dilakukan dalam tindakan nyata. Sejauh ini pemerintah kabupaten Siak
sudah menerapkan tambahan jam belajar agama bagi siswa sekolah. Kita sudah
menambah jadwal pelajaran agama anak-anak di sekolah sudah sejak lama. Dan
baru-baru ini baru diterapkan oleh kementrian pendidikan. Artinya kita telah
lebih dahulu sebelum kementrian pendidikan melakukannya, imbuh Syamsuar.
Tampak hadir pada kesempatan ini Kepala Bagian
Adm Kesra H Darussalim, Kepala Bagian Umum Ronny Rakhmat, Camat Sungai Apit
yang diwakili oleh Sekcam Walmala serta sejumlah tokoh masyarakat dan para guru
mengaji di kelurahan Sungai Apit. (Humas/alumi
waruwu)
Posting Komentar