Siak-GD
SIAK- Menindaklanjuti
kunjungan kerja ke Teluk Lanus, Bupati Siak Drs H Syamsuar hari ini (Kamis,
28/2) melakukan pertemuan dengan seluruh kepala SKPD di lingkup pemerintah
kabupaten Siak. Beberapa hal yang menjadi agenda pembahasan adalah mengenai surat kepindahan
sekaligus pembuatan KK dan KTP warga yang mengikuti transmigrasi lokal ke desa
Teluk Lanus beberapa waktu lalu.
Yang kedua mengenai peningkatan akses jalan, selain jalan penghubung utama dari Sungai Rawa ke Teluk Lanus, tetapi juga jalan akses desa. Sejauh ini kondisi jalan desa masih cukup mengkhawatirkan. Bupati mencontohkan, dari dialognya dengan masyarakat, ada warga yang kesulitan mengantar keluarganya yang sakit tetapi sangat kesulitan
Berikutnya
adalah mengenai pembangunan Polindes di area perumahan masyarakat yang ada
persawahan desa. "Ini yang sudah sangat mendesak. Jika nanti sudah ada
polindes nanti akan ditempatkan bidan disana. Kemudian disana harus mendapat
perhatian yang sangat ektra. Terutama khusus untuk obat-obatan, dan makanan
tambahan. Karena pada saat pengobatan massal kemaren banyak anak-anak yang
mengalami kekurangan gizi," terang Bupati yang juga mengharapkan agar ada
pengaturan dan penyaluran sembako gratis kepada masyarakat secara terfokus dan
menjadi perhatian utama.
Perhatian
khusus berikutnya kata Bupati adalah persoalan air bersih, dan tenaga
kelistrikan. Sangat memprihatinkan saat ini masyarakat memang tidak memiliki
sumber air bersih yang benar-benar layak untuk dikonsumsi.
Disamping itu
Bupati menegaskan, berkaitan dengan pola transmigrasi lokal yang sudah
dilakukan, kedepannya harus tidak terjadi pengalihan lahan ke perkebunan sawit.
Selain itu Bupati mengharapkan agar ada sumber mata pencaharian sampingan
dengan menerapkan pola pertanian terpadu yang terintegrasi dengan baik.
"Tanaman padi adalah sangat mutlak. Tetapi bahwa selain ada lahan
pertanian, juga harus ada perkebunan palawija misalnya, usaha perikanan,
peternakan dan lain sebagainya. Yang pada akhirnya usaha sampingan ini bisa
menjadi sumber mata pencaharian masyarakat petani," imbuh nya.
Perhatian
berikutnya jelas Bupati adalah mengenai peningkatan sarana komunikasi bagi
masyarakat. Karena hal ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat, tidak hanya
masyarakat, tetapi juga pemerintah berkepentingan untuk mengetahui hal-hal
penting yang terjadi disana untuk kemudian ditindaklanjuti. "Misalnya saja
ada bencana, kalau tidak ada akses komunikasinya kita tidak bisa tau, apalagi
memikirkan tindakan secara cepat kesana," jelas nya.(Hms*wrw)
Posting Komentar