Bupati Siak yang
diwakili oleh Asisten Administrasi
Umum
H. Jamaluddin membuka Sosialisasi kesetaraan
GENDER di grand mempura hotel.
Siak – sadarionline.com
Bertempat di Hotel Grand Mempura, Badan Pemberdayaan
Perempuan, Perlindungan Anak dan keluarga Berencana Kabupaten Siak melaksanakan
kegiatan Sosialisasi Kesetaraan Gender Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak Tahun 2013, Rabu 20 Maret 2013.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 20
Maret 2013 yang di ikuti sebanyak 60 orang, terdiri dari Pihak Gugus Tugas KLA
Kabupaten Siak, PPA Polres Siak, Pengurus P2TP2A, Rumah Tahanan, Kasi Kesos
SeKabupaten Siak, PLKB se Kabupaten Siak, Organisasi Wanitas se Kabupaten Siak,
KPAID, BNK Kab Siak, PKK Kabupaten Siak, IBI Kabupaten Siak dan Himpaudi.
Dalam
arahannya Bupati Siak yang diwakili Asisten Administrasi Umum Drs. H.
Jamaluddin memenjelaskan tentang Hak dan Kewajiban setiap anak itu merupakan
bagian Hak Asasi Manusia yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh
orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara. yang lebih penting lagi
perlindungan sehingga terhindar dari Bahaya Narkoba, Merokok, dan lain-lain.
Pemerintah Kabupaten Siak sangat komit
dalam penyelenggaraan Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Siak kami sangat
mendukung Sosialisasi dengan kesetaraan gender; pembedayaan perempuan dan
perlindungan anak diKabupaten Siak ini.
Untuk terwujudnya pelaksanaan sosialisai
di Kabupaten Siak secara maksimal maka pemerintah daerah sudah berperan sebagai
fasilitator dalam rangka memfasilitasi pelaksanaan kebijakan program dan
kegiatan yang telah dirumuskan melalui APBD Kabupaten Siak.
Penerapan dari konvensi hak –hak anak yang
juga menjadi komitmen Pemerintah Indonesia yaitu, Hak untuk mendapatkan kesehatan, Hak untuk mendapatkan Pendidikan, Hak untuk mendapatkan perlindungan,
Hak untuk mendapatkan penanggulangan
HIV/AIDS.
Untuk itu sudah saatnya kita tingkatkan
dukungan semangat kepada anak-anak kita untuk terus belajar, bersekolah dan
berkreasi sehingga menjadi anak-anak Indonesia yang unggul, Anak-anak Indonesia
menjadi anak yang cerdas, ceria, peduli, kreatif dan inovatif, ujar
Jamaluddin.
Beliau
mengharapkan supaya peserta sosialisasi dapat menyimak dan menelaah apa-apa
yang disampaikan oleh narasumber. “Ini sangat bermanfaat, masalah perlindungan
anak sangat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak,” kata Jamaluddin.
Dalam
laporannya kepala Badan BP3AKB kabupaten Siak Drs. H. Arfan Usman, M.Pd
mengatakan Perempuan adalah kelompok rentan yang dapat mengalami
ketidaberdayaan dalam berbagai hal. Hal yang lebih memprihatinkan adalah
ketidakberdayaan ini ada kalanya terjadi ketika perempuan telah masuk dalam sebuah
pernikahan. Kondisi ini dapat terjadi karena sebagian besar masyarakat masih
dipengaruhi oleh budaya patriarkal, dimana laki-laki dominan dalam berbagai
aspek kehidupan termasuk di dalam rumah tangga. Untuk mengantisipasi hal
tersebut Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana
(BP3AKB) kabupaten Siak menyelenggarakan sosialisasi kesetaraan gender.
Selain itu tujuan kegiatan ini adalah
kepada pihak legislatif, eksekutif, dan yudikatif dapat mempunyai pemahaman
yang sama tentang konvensi Hak Anak, dapat menghasilkan produk hukum yang
melindungi anak membuat program kebijakan pemenuhan kebutuhan anak serta
menggunakan produk hukum yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
Waktu Pelaksanaan 2 Hari mulai dari tanggal 20 Maret sampai 21 Maret 2013.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan DR.
Hamid Pati Lima, dari kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Siak, Kapolsek Siak yang mewakili Kapolres
Siak. (Hms*Wrw)

Posting Komentar